WARTALIKA.id – Presiden Joko Widodo mendukung ide mengaktifkan kembali Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) yang digulirkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Presiden menilai potensi manfaat BKM sangat besar, termasuk sebagai pemersatu dan pusat kemajuan bangsa.

“Dua minggu lalu, Menteri Agama bisik-bisik ke saya, ini ada BKM harus kita aktifkan kembali, seperti tahun 60-an.

Saya sampaikan, Siap Pak Menteri. Maksudnya siap kalau ada regulasi yang diperlukan, kami siapkan, entah Perpres, Keppres, nanti kita siapkan. Lainnya urusannya Menteri Agama,” ujar Presiden saat membuka Rakernas BKM di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Ikut mendampingi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Hadir juga, Ketua Baznas Noor Achmad, para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.

”SPACEIKLAN”

Presiden mengatakan, dengan jumlah anggota yang sangat besar, lebih dari 17.600 yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, potensi manfaat BKM sangat besar bagi umat dan bangsa.

Melalui peran BKM, Presiden berharap rumah-rumah ibadah dapat dikelola secara profesional, moderat dan bermaslahat bagi umat. Sehingga masjid dapat menjadi pusat pembinaan umat, dan menjadi pusat kemajuan bangsa serta masjid yang ramah bagi semuanya.