WARTALIKA.idAksi joget sejumlah anggota DPR di ruang sidang parlemen yang viral di media sosial menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Masyarakat menilai tindakan tersebut tidak etis dan tidak pantas dilakukan di forum resmi yang seharusnya menjadi tempat serius untuk membahas kepentingan rakyat.

​Aktivis dan pemerhati sosial, Lala Komalawati, turut angkat bicara menanggapi fenomena ini. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan minimnya empati para wakil rakyat terhadap penderitaan yang sedang dihadapi masyarakat.

​“Rakyat sedang menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari harga kebutuhan yang naik, pengangguran, hingga akses pendidikan dan kesehatan yang terbatas. Melihat wakilnya berjoget-joget di parlemen jelas melukai perasaan publik,” ujar Lala, Minggu (24/08/2025).

​Lala menekankan bahwa ruang sidang parlemen adalah simbol kehormatan negara. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa setiap anggota dewan harus menjaga etika, sikap, dan perilaku agar mencerminkan kewibawaan lembaga yang mereka wakili.

​“Parlemen bukan tempat hiburan. Tugas dewan adalah bekerja, mengawasi, dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Kalaupun ingin menghibur diri, ada tempat dan cara yang lebih tepat, bukan di forum terhormat yang disiarkan ke publik,” tegasnya.

​Lala berharap, insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para anggota dewan. Ia mengingatkan bahwa rakyat tidak anti dengan keceriaan, tetapi yang paling penting adalah kepantasan dan prioritas kerja nyata untuk rakyat.

​“Saya berharap anggota DPR bisa menunjukkan empati dengan bekerja lebih fokus, menghadirkan kebijakan yang benar-benar meringankan beban rakyat, serta menjaga marwah parlemen. Jika rakyat melihat kesungguhan itu, mereka akan lebih mudah memahami dan menghargai kerja dewan,” pungkas Lala.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook