Sahabat Nusa dan DPP KNPI Gelar Forum Jakarta Green Talk
WARTALIKA.id – Sahabat Nusa menggelar forum diskusi dengan tema meningkatkan kesadaran lingkungan dan aksi nyata untuk Jakarta yang lebih hijau dalam kesempatanya Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa selaku narasumber meminta komitmen pemerintah tetap merawat Jakarta meski telah lepas statusnya sebagai Ibu Kota Negara.
Terutama dalam hal meningkatkan agar Jakarta semakin hijau dengan mengevaluasi tata niaga produksi kendaraan, melihat sektor kendaraan penyumbang polusi terbesar ke dua di Jakarta.
Menurutnya, tidak lantas Jakarta bukan lagi Ibu Kota Negara, kemudian dilepas berantakan akibat dieksploitasi industrialisasi besar-besaran.
“Saya akan terus menagih komitmen semua pihak agar ingat lingkungan hijau yang masih menyisakan persoalan pelik menjadi perhatian. Bayangkan kita agresif genjot pembangunan, tapi lain sisi terkadang abai lingkungan,” katanya dalam talk show Jakarta Green Talk sahabat nusa di Teman Kita Cafe dan Resto, Utan Kayu, Matraman Jakarta. Sabtu, (27/4/2024).
Dia menuturkan tidak hanya mengubah status Ibu Kota, melainkan juga memperhatikan arah kebijakan yang menuju ekonomi hijau Jakarta.
Putri Khairunnisa mengaku dirinya konsisten mengawal UU EBT yang pembahasannya seolah tak kunjung tuntas. Dirinya mendesak pemerintah dan DPR agar segera disahkan menjadi Undang-undang tersebut.
“Sangat miris, dengan nasib UU EBT ini. Seolah pepesan kosong, permasalahan lingkungan dibebankan segelintir orang atau urusan aktivisme semata. Harusnya ada aksi nyata pemegang kebijakan dengan pembatasan pengoperasian PLTU SULARAYA atau segera mengaktaktifkan capture sistem carbon pada PLTU Suralaya sehingga permasalahan utama indicator penyebab polusi jakarta yaitu pembangkit listrik teratasi,” tegasnya dalam talk show sahabat nusa, Jakarta Green Talk di Teman Kita Cafe dan Resto, Utan Kayu, Matraman Jakarta. Sabtu, (27/4/2024).
Dalam diskusi yang mengangkat tema meningkatkan kesadaran lingkungan dan aksi nyata untuk Jakarta yang lebih hijau. Menghadirkan berbagai Narasumber, diantaranya ada Iwan Bento Wijaya, pengamat lingkungan, dan Syahroni Fadil, WALHI Jakarta.
Putri Khairunnisa mengaku dirinya mendukung langkah konkret semua pihak untuk mendeklarasikan ekonomi hijau di Jakarta, pasca bukan lagi ibu kota negara.
Termasuk dia menagih aksi nyata Menteri BUMN Erick Thohir yang berwacana akan menyulap aset-aset negara di kawasan Monas menjadi wilayah taman yang mempesona seperti Central Park di New York atau taman Hyde Park di Inggris.
“Wujud Jakarta kota berkelas dunia itu, mengingat Presiden telah menandatangani UU DKJ. Artinya kita siap berpindah ke IKN,” pungkasnya.
Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook