WARTALIKA.id – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menghadiri acara silaturahmi dan dialog dalam rangka Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 yang digelar oleh Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat RW 019, Jalan Keharmonisan 5, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (6/6/2026).

​Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat saat ini tengah gencar menyosialisasikan gerakan pilah sampah. Fokus utama gerakan ini adalah menyelesaikan masalah sampah langsung dari hulunya, yaitu di tingkat RT dan RW.

​”Kami akan membuat RW percontohan untuk pemilahan dan pengolahan sampah. Gerakan ini akan dikawal ketat sampai tuntas, dan nantinya akan dibuatkan pakta integritas bersama,” ujar Iin.

​Iin mengimbau setiap warga untuk mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah tangga masing-masing. Sebagai bentuk pemantauan, rumah warga yang aktif memilah sampah secara konsisten mulai bulan Juni hingga Agustus akan ditempelkan stiker khusus.

​”Stiker tersebut menjadi penanda bahwa warga yang bersangkutan telah memilah sampah secara konsisten. Namun, bagi warga yang belum konsisten, akan diberikan sanksi berupa penundaan pengangkutan sampah berdasarkan kesepakatan bersama. Sistem seperti ini sudah sukses berjalan di wilayah lain, contohnya di RW 07 Joglo, Kembangan,” jelasnya.

​Lebih lanjut, Iin mengungkapkan bahwa pihak kelurahan dan kecamatan akan memberikan apresiasi pada bulan ketiga pelaksanaan program. Selain itu, Pemkot Jakarta Barat juga menyiapkan penghargaan khusus bertepatan dengan momentum bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta.

​”Pada perayaan HUT ke-500 DKI Jakarta nanti, kami akan memberikan apresiasi kepada RW yang terbukti konsisten. Kami juga segera menerbitkan panduan pemilahan sampah mengenai tujuh langkah aksi nyata, sekaligus membentuk Satgas Empat Pilar Pilah Sampah,” pungkas Iin.

​Di tempat yang sama, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini merupakan media penting untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat RW 019 Pegadungan.

​”Warga Jakarta, mulai dari lahir hingga pemakaman, bagi yang tidak mampu akan dibiayai oleh APBD. Jika ada warga yang kesulitan, segera beri tahu kami agar bisa dibantu mendapatkan kemudahan fasilitas tersebut,” ungkap Inggard.

​Sebagai anggota legislatif, Inggard menegaskan komitmennya untuk mengawasi penggunaan anggaran agar tidak salah sasaran dan tetap sesuai dengan perencanaan. “Mudah-mudahan melalui serap aspirasi ini, setiap permasalahan warga bisa kita carikan solusinya,” harapnya.

​Menanggapi program lingkungan tersebut, Ketua RW 019 Pegadungan, Kuku Muliyanto, menyatakan kesiapannya untuk terus menggencarkan pemilahan sampah rumah tangga di wilayahnya.

​”Kami terus memberikan edukasi kepada warga untuk memilah sampah organik. Tentu kami juga membutuhkan alat penghancur sampah. Kabar baiknya, saat ini kami baru saja mendapatkan lahan seluas 5.000 meter persegi yang akan difungsikan sebagai lokasi pemilahan dan pengelolaan sampah lingkungan,” kata Kuku.