WARTALIKA.id – Kemeriahan Festival Cap Go Meh 2026 kembali mewarnai nuansa budaya dan ekonomi di kawasan Pancoran China Town, Glodok, Selasa (3/3/2026). Tak sekadar menyuguhkan atraksi budaya, perhelatan yang berpusat di sisi utara Jalan Pancoran, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari ini juga menjadi ajang unjuk gigi bagi 14 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
​Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat, Sherly Yuliana, menjelaskan bahwa kehadiran bazar UMKM ini bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif di tengah perayaan hari besar keagamaan dan budaya.
​”Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang memukau, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh bazar dari 14 pelaku UMKM binaan,” ujar Sherly.
​Lebih lanjut, Sherly merinci komposisi para peserta bazar tersebut: ​4 UMKM merupakan binaan langsung dari Sudin Parekraf, ​dan 8 UMKM berasal dari binaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), serta ​2 Peserta lainnya merupakan perwakilan dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).
​Kehadiran para pelaku usaha ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar selama perayaan Cap Go Meh berlangsung.
Dijelaskan Sherly, kegiatan Cap Go Meh dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pagi pukul 10.00 hingga siang sekitar pukul 12.00, dan sesi kedua pukul 16.00 hingga 19.00 malam. Rencananya kegiatan akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Kegiatan juga akan diisi dengan penyerahan rekor MURI kategori penerbangan flying drone LED pertama kali di Indonesia dan pengumuman lomba dekorasi imlek 2026,” ungkapnya.

