WARTALIKA.id – Komitmen pelayanan publik yang responsif kembali ditunjukkan oleh jajaran aparatur di wilayah Jakarta Barat. Sebagai bentuk respons cepat terhadap aduan masyarakat, jajaran Polsek Grogol Petamburan melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Jelambar bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan kegiatan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan penataan lingkungan di wilayah RW 02, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (2/4/2026).
​Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah setempat dan aparat keamanan dalam menjawab keresahan warga terkait estetika dan fungsi fasilitas umum yang mulai terganggu. Fokus utama dari operasi ini adalah mengembalikan fungsi taman dan saluran air yang selama ini tersumbat oleh aktivitas perdagangan yang tidak pada tempatnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra. Dalam pelaksanaannya, unsur Tiga Pilar menunjukkan soliditas yang kuat. Hadir mendampingi Lurah antara lain Bhabinkamtibmas Kelurahan Jelambar dari Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, Aipda Fitrah Amirullah, serta Babinsa dari Koramil setempat.
​Selain unsur TNI dan Polri, operasi ini juga melibatkan puluhan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang akrab disapa Pasukan Oranye. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa penertiban tidak hanya sekadar memindahkan pedagang, tetapi juga melakukan pembersihan total terhadap sampah dan material yang menghambat drainase.
Salah satu poin penting dalam penertiban kali ini adalah penggunaan pendekatan yang humanis dan persuasif. Aipda Fitrah Amirullah menjelaskan bahwa sebelum tindakan pengangkutan dilakukan, pihak kelurahan dan Bhabinkamtibmas telah memberikan imbauan terlebih dahulu kepada para pedagang.
​”Kami mengedepankan dialog. Tujuan utama kami bukan untuk memutus mata pencaharian warga, melainkan untuk menata agar fungsi fasilitas umum seperti taman dan saluran air kembali normal. Lingkungan yang bersih dan tertata pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi seluruh warga, termasuk para pedagang itu sendiri jika mereka berjualan di tempat yang telah ditentukan,” ujar Aipda Fitrah di sela-sela kegiatan.
​Petugas di lapangan terlihat membantu para pemilik lapak untuk memindahkan barang-barang mereka secara baik-baik. Namun, terhadap barang-barang yang sudah tidak layak pakai, puing-puing kayu, serta sisa lapak yang ditinggalkan pemiliknya di atas saluran air, petugas langsung melakukan pengangkutan untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Keberadaan PKL di wilayah RW 02 Jelambar sebelumnya dilaporkan warga sering kali menutup akses saluran air. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu genangan air atau banjir saat intensitas hujan tinggi, mengingat wilayah Jakarta Barat sangat memperhatikan kelancaran drainase.
​Petugas PPSU dikerahkan secara khusus untuk mengeruk sampah yang mengendap di bawah lapak-lapak liar tersebut. Pembersihan ini diharapkan dapat memperlancar aliran air menuju saluran utama. Selain itu, area taman yang sebelumnya terlihat kumuh kini mulai nampak asri kembali setelah berbagai material dagangan yang tidak tertata dibersihkan oleh petugas.
​Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, menegaskan bahwa penataan ini adalah bagian dari program berkelanjutan untuk menciptakan Kelurahan Jelambar yang lebih sehat dan nyaman.
​”Langkah ini dilakukan guna mengembalikan fungsi fasilitas umum. Kita ingin menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Kami mengapresiasi warga yang berani melapor, karena peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan dalam pengawasan wilayah,” tegas Pradista.
Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Grogol Petamburan, Akp Reza Aditya, memberikan apresiasi atas sinergitas yang ditunjukkan oleh personelnya di lapangan bersama unsur Tiga Pilar. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam kegiatan seperti ini adalah bagian dari fungsi pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
​”Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi dalam merespons cepat setiap keluhan yang disampaikan masyarakat. Polsek Grogol Petamburan akan selalu mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum,” ungkap Akp Reza Aditya.
​Beliau juga menambahkan bahwa melalui kolaborasi yang solid antara aparat dan masyarakat, lingkungan yang aman, bersih, dan tertata dapat terus terjaga. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah Jelambar secara keseluruhan.
Warga RW 02 Kelurahan Jelambar menyambut positif langkah cepat yang diambil oleh pihak kelurahan dan kepolisian. Salah seorang warga setempat menyatakan bahwa selama ini akses jalan dan pemandangan taman terganggu oleh tumpukan barang dagangan yang tidak beraturan.
​”Kami sangat berterima kasih. Sekarang jalannya jadi lebih luas dan taman terlihat lebih segar. Kami berharap setelah ditertibkan, tetap ada pengawasan agar para pedagang tidak kembali lagi berjualan di atas saluran air,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
​Pihak Kelurahan Jelambar bersama Satpol PP berjanji akan melakukan patroli rutin di titik-titik rawan tersebut untuk memastikan bahwa ketertiban yang telah dicapai dapat bertahan lama. Penataan lingkungan ini bukan sekadar aksi satu hari, melainkan bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan Jakarta yang lebih tertata dan ramah bagi penghuninya.

