WARTALIKA.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang berlokasi di lahan pertanian Desa Pedindang, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (16/5/2026).
​Aksi nyata ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap Program Prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional yang mandiri serta berkelanjutan.
Selain panen raya, dalam momen strategis ini Kapolda Babel juga meresmikan peletakan batu pertama pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri, sekaligus meluncurkan operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Terpadu (SPPT) Polri.
​Kegiatan di Bangka Belitung ini terhubung secara daring (hybrid) dengan puncak acara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, serta diikuti secara serentak oleh jajaran Polri di berbagai wilayah Indonesia.
​Dalam sambutannya, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing menegaskan bahwa peran Korps Bhayangkara kini telah bertransformasi untuk menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat.
​Agenda yang berlangsung di Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru ini berjalan khidmat dan penuh sinergi. Turut hadir mendampingi Kapolda antara lain Pejabat Utama (PJU) Polda Kep. Babel, para Kapolres/Wakapolres se-Provinsi Babel, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Babel, perwakilan Perum Bulog, Direktur Pupuk Indonesia Wilayah Babel, serta pemangku kepentingan dari sektor perbankan dan pertanian.
​Kolaborasi lintas sektoral ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat rantai pasok pangan, memperluas pemanfaatan lahan produktif, serta meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya di wilayah Bumi Serumpun Sebalai.
​Sebagai bentuk kepedulian sosial di akhir acara, Kapolda Viktor Theodorus Sihombing menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras secara langsung kepada para petani dan warga lokal di sekitar Desa Pedindang. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para petani untuk terus mengoptimalkan produktivitas lahan mereka.

