WARTALIKA.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat bersama jajaran terkait menggelar kegiatan dialog bertajuk “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko). Langkah ini dilakukan guna menyikapi laporan serta pemberitaan mengenai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).
Selain mendorong swadaya masyarakat, anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C, Hardiyanto Kenneth menambahkan bahwa pemerintah daerah juga akan mengupayakan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk pengadaan CCTV di sepanjang jalan raya utama.
Menanggapi julukan “Gotham City” yang disebut oleh netizen di media sosial akibat maraknya kasus kriminalitas jalanan di Jakarta Barat, pihak DPRD menegaskan bahwa Forkopimko terus bekerja keras mengubah stigma tersebut.
Di sisi penegakan hukum, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, memastikan jajaran kepolisian bersama TNI, Satpol PP, Dishub, dan potensi masyarakat terus mengintensifkan langkah-langkah preventif serta penegakan hukum yang terukur.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 Presisi yang beroperasi secara penuh untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan.
Kegiatan dihadiri Dandim 0503/JB Letkol. Inf. Saputra Hakki, Kajari Jakbar DR. Nurul Wahida Rifal, Kepala Kantor BPN Jakbar DR. Shinta Purwitasari, Kepala Bapas Kelas I Jakbar RM. Kristyo Nugroho, perwakilan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, para pimpinan tingkat Kota, para Camat , Perwakilan UKPD terkait dan perwakilan Ormas, serta unsur masyarakat.

