WARTALIKA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/6/2026) mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Di sepanjang koridor Rasuna Said, masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan menarik. Mulai dari parade Abang None, aksi komunitas pilah sampah, kampanye pemilahan sampah, permainan tradisional, bazar UMKM, layanan Kartu Layanan Gratis (KLG), hingga bazar pangan murah.
Rute dan Pembagian Segmen CFD
Lintasan CFD Rasuna Said memiliki panjang total 4,4 kilometer yang terbagi dalam dua segmen:
– Sisi Timur: Dimulai dari Simpang Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca sepanjang 2,2 kilometer.
– Sisi Barat: Membentang dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya sepanjang 2,2 kilometer.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pengelola rumah sakit, rumah ibadah, hotel, gedung perkantoran, hingga kedutaan besar di sekitar lokasi. Menurutnya, aktivitas di kawasan tersebut tetap dapat berjalan normal berkat dukungan rute alternatif dan layanan Transjakarta yang sudah beroperasi sejak pukul 05.00 WIB.
Catatan Khusus Kedutaan Besar Arab Saudi:
Mengingat kedutaan tidak memiliki akses alternatif selain Jalan H.R. Rasuna Said, Dishub menerapkan kanalisasi satu lajur lalu lintas dari Jalan Karet Raya menuju akses masuk kedutaan. Jalur ini khusus diperuntukkan bagi kendaraan listrik atau kendaraan ramah lingkungan yang bergerak dari dan menuju Kedutaan Besar Arab Saudi.
Komitmen Perluas Ruang Publik
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menggelar HBKB perdana di lokasi ini pada 10 Mei 2026, yang bertepatan dengan pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta. Gelaran tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melihat antusiasme masyarakat serta kesiapan kawasan jika HBKB diadakan secara rutin.
Berdasarkan data Dishub DKI Jakarta, jumlah pejalan kaki pada periode Januari–Mei 2026 meningkat sebesar 9,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu dari 265.952 orang menjadi 291.852 orang.
Budi Menjelaskan bahwa HBKB Rasuna Said dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik, sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan penggunaan transportasi ramah lingkungan. Diharapkan, peningkatan aktivitas berjalan kaki, bersepeda, dan penggunaan transportasi umum ini dapat memperbaiki kualitas udara Jakarta.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said agar semakin banyak warga dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (5/6).
Fasilitas Pendukung dan Kantong Parkir
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang, antara lain:
– 10 rute pengalihan lalu lintas.
– 4 lokasi kantong parkir off-street dengan kapasitas 1.914 mobil dan 1.910 sepeda motor.
– Akses transportasi publik berupa 7 rute Transjakarta dan 2 rute LRT Jabodebek.

