WARTALIKA.id – Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat bergerak cepat menindaklanjuti temuan empat lempengan batu beraksara Cina yang diduga kuat sebagai bongpay (batu nisan Tionghoa) bernilai cagar budaya di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan (TDS), Kecamatan Grogol Petamburan (Gropet).
​Kepala Seksi Perlindungan Sudis Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan pada Rabu (3/6/2026). Berdasarkan catatan sejarah dan peta lama Jakarta, wilayah Tanjung Duren Selatan dulunya merupakan lokasi salah satu Tepekong terbesar di era Batavia, sehingga temuan ini diduga kuat memiliki keterkaitan sejarah.
​Sebelumnya, keberadaan batu tersebut sempat viral di media sosial. Berdasarkan keterangan pihak kelurahan, warga sekitar sebenarnya sudah lama mengetahui keberadaan lempengan batu tersebut, namun karena ketidaktahuan, objek bersejarah itu sempat dimanfaatkan sebagai alas mencuci, alas motor, hingga material bangunan.
​Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah mengamankan keempat lempengan batu tersebut dari kawasan permukiman warga di RW 01 dan RW 05. Saat ini, seluruh objek diduga cagar budaya itu telah disimpan dengan aman di Kantor Lurah TDS untuk mengantisipasi risiko kerusakan atau kehilangan sebelum diteliti lebih lanjut oleh tim ahli.

