WARTALIKA.id – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) memberikan edukasi kepada 88 guru mengenai nilai-nilai kebangsaan dan komunikasi yang baik di Aula YPI Sunan Bonang, Bonang Nangka, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (28/7/2026).

​Ketua YPI Sunan Bonang, Ishana Adriana, mengatakan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan kepada para guru pengajar di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Sunan Bonang.

​”Kalau peserta mengikuti dengan saksama, maka pedoman ini bisa diterapkan di lingkungan yayasan sehingga pendidikan makin berkualitas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

​Ishana juga mengajak para guru untuk menjalin komunikasi yang baik dengan wali murid sehingga dapat mendukung keberlangsungan ekosistem pendidikan di YPI Sunan Bonang.

​”Kami berharap komunikasi guru dengan wali murid bisa berjalan baik sehingga dapat mengajak wali murid untuk mendukung program pendidikan anak-anak mereka,” tambahnya.

​Sementara itu, pemateri pembekalan, Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, mengungkapkan bahwa seorang guru harus mampu berkomunikasi dengan baik karena guru merupakan tempat peradaban. Semakin bagus komunikasinya, semakin bagus pula cara penyampaiannya kepada siswa.

​”Jadi, sekali lagi harus mampu berkomunikasi dengan baik untuk mengeluarkan hal-hal yang baik dan menjadi contoh bagi murid-murid di sekolahnya,” ungkap Irmanjaya.

​Lebih lanjut, Irmanjaya berharap para guru mampu berkolaborasi dengan orang tua murid serta terus memancarkan nilai-nilai kebaikan.

​”Hal-hal yang sudah baik harus terus dikeluarkan, sementara hal yang kurang baik segera diubah. Dan yang lebih penting lagi adalah membangun kebersamaan antara guru, orang tua, yayasan, dan siswa,” pungkasnya.

​Di sisi lain, Attalah, seorang Guru SMA Sunan Bonang, mengaku bahwa keikutsertaannya dalam pembekalan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila ini dapat menambah wawasan yang nantinya akan diterapkan di lingkungan sekolah.

​”Kami senang bisa menambah wawasan keilmuan baru untuk direalisasikan pada ekosistem sekolah,” terangnya.