WARTALIKA.id – Polsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat mengamankan puluhan barang bukti berbahaya mulai dari petasan, bendera kelompok, hingga senjata tajam jenis samurai dalam operasi pengamanan lintasan jalur Takjil on the Road di kawasan Jakarta Barat. Tindakan tegas ini diambil menyusul adanya aksi konvoi kelompok remaja yang meresahkan warga dan pengguna jalan di sekitar TL Olimo dan Jalan Mangga Besar Raya.
Dalam operasi tersebut, Polisi berhasil menyita sedikitnya 30 buah kembang api, 15 batang bambu atau pipa panjang, dan 15 bendera kelompok yang dibawa oleh para peserta konvoi. Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya gesekan antar kelompok maupun aksi tawuran di wilayah Tamansari dan sekitarnya.
Hal ini dilakukan menindaklanjuti akan keresahan masyarakat terkait aksi konvoi yang dilakukan sejumlah remaja dan mengganggu ketertiban umum
Selanjutnya anggota memberikan himbauan kepada kelompok remaja dalam kegiatan tersebut untuk pembagian takjil nya agar dilakukan dengan tertib dan santun serta tepat sasaran.
Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Bobby M Zulfikar mengatakan, bahwa pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap laporan serta keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas konvoi kendaraan yang disertai atribut kelompok dan petasan.
“Kami menindaklanjuti laporan akan keresahan masyarakat terkait adanya konvoi kendaraan oleh sejumlah remaja yang membawa bendera kelompok dan petasan. Saat dilakukan pengamanan, petugas juga menemukan satu senjata tajam jenis samurai yang langsung kami amankan,” ujar Bobby saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan kegiatan positif selama bulan Ramadan, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, tidak berkonvoi, serta tidak membawa atribut maupun barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja agar kegiatan pembagian takjil dilakukan secara santun dan tepat sasaran, sehingga semangat berbagi kepada sesama tetap terjaga tanpa mengganggu ketertiban umum di jalan raya.

