Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari pembangunan Bendung Laiba
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, bersama Bupati Muna, Bachrun Labuta saat turun langsung meninjau progres pembangunan di lapangan. Foto : BWS Sulawesi IV Kendari.

Menurut Rahmat, proyek tersebut telah mencapai progres 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh petani. Rehabilitasi Daerah Irigasi Laiba bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga meningkatkan fungsi teknis bendung agar distribusi air lebih merata dan efisien.

Ia menambahkan bahwa pembangunan bendung tidak hanya berorientasi pada sektor pertanian, tetapi juga memiliki fungsi pengendalian banjir dan penyediaan air baku. Dengan peningkatan volume tampungan air, potensi limpasan saat musim hujan dapat dikendalikan sehingga risiko genangan di area pertanian maupun permukiman bisa ditekan.

Ke depan, pemerintah juga berencana melanjutkan pembangunan jaringan irigasi pendukung pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan agar potensi lahan sawah yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal dan indeks pertanaman meningkat.

Rahmat menegaskan bahwa keberadaan bendung modern seperti Laiba menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan air yang berkelanjutan. Dalam konteks perubahan iklim yang memicu ketidakpastian musim, infrastruktur air yang andal menjadi solusi untuk menjaga stabilitas produksi pangan.

Sementara itu, tokoh pemuda Kabupaten Muna, Tayeb, menilai kehadiran Bendung Laiba membawa harapan baru bagi petani. Selama ini, fluktuasi pasokan air menjadi kendala utama dalam meningkatkan hasil panen, terutama saat musim kemarau panjang.

“Dengan bendung yang telah direhabilitasi dan dibangun ulang secara maksimal, aliran air ke sawah kini bisa lebih stabil. Ini sangat membantu petani dalam merencanakan musim tanam,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di Kecamatan Parigi dan Kabawo. Oleh karena itu, ketersediaan air yang cukup sepanjang tahun akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi lokal.