WARTALIKA.id – Guna melepas penat sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota, rombongan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) RW 03 Kelurahan Tanjung Duren Utara (TDU) melaksanakan kegiatan wisata alam ke destinasi ikonik Kawah Putih, Ciwidey, Bandung. Kegiatan yang penuh kehangatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 2 Mei 2026.
Antusiasme dan dampak positif dari perjalanan tersebut masih dirasakan kuat oleh seluruh peserta yang terlibat dalam menjaga kesehatan lingkungan di wilayah Jakarta Barat tersebut. Khusus lingkungan RW. 03, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan.
Perjalanan wisata ini tidak sekadar menjadi ajang rekreasi biasa. Dipimpin langsung oleh Koordinator Jumantik RW 03, Suti Rahayu, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para kader yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan warga.
​Turut hadir memberikan dukungan penuh, Ketua RW 03 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Sabarudin. Kehadiran tokoh masyarakat ini menegaskan adanya sinergi yang harmonis antara jajaran pengurus RW dengan para relawan kesehatan.
​”Kami ingin memberikan ruang bagi Ibu-Ibu Jumantik untuk menyegarkan pikiran (refreshing). Tugas mereka di lapangan tidak mudah, setiap minggu harus berkeliling memastikan rumah warga bebas jentik. Wisata ke Kawah Putih ini adalah bentuk reward sekaligus konsolidasi agar tim semakin kompak,” ujar Sabarudin di sela-sela kegiatan.
Rombongan berangkat dari Jakarta sejak dini hari untuk mengejar suasana pagi di Ciwidey. Setibanya di lokasi, para kader disambut oleh hamparan kawah vulkanik berwarna putih kehijauan yang dikelilingi kabut tipis dan udara dingin khas pegunungan Patuha.
​Kawah Putih dipilih sebagai destinasi utama karena keindahan alamnya yang mampu memberikan efek relaksasi. Para kader tampak menikmati momen kebersamaan dengan berfoto di dermaga ponton dan jembatan kayu yang membentang di tengah kawah. Pemandangan eksotis ini menjadi latar belakang sempurna untuk mengabadikan momen kekompakan tim Jumantik RW 03.
​Suti Rahayu, selaku Koordinator, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi alam bertujuan agar para kader bisa menghirup udara segar, jauh dari kebisingan dan polusi perkotaan.
​”Sehari-hari kami bergelut dengan pemeriksaan bak mandi dan lingkungan padat penduduk. Di sini, kami bisa menghirup oksigen murni dan melihat pemandangan yang luar biasa. Harapannya, setelah pulang dari sini, semangat kerja para kader kembali meningkat,” tutur Suti.
Selain menikmati pemandangan, agenda wisata ini juga diisi dengan diskusi santai mengenai evaluasi kinerja Jumantik di wilayah Tanjung Duren Utara. Dalam suasana yang lebih informal, para kader lebih leluasa menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan maupun ide-ide baru untuk program sosialisasi kesehatan ke depan.
​
Sabarudin selaku Ketua RW juga mengapresiasi loyalitas para kader yang mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga namun memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan publik. Beliau berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin sebagai bagian dari program kesejahteraan pengurus lingkungan.
​Kegiatan wisata pada Sabtu (2/5) lalu ini terbukti memberikan dampak psikologis yang positif. Sekembalinya ke Jakarta, para kader diharapkan membawa semangat baru dalam menjalankan tugas rutin pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
​Sebagai bagian dari Kelurahan Tanjung Duren Utara yang dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, RW 03 terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang sehat dan guyub. Sinergi antara Koordinator Jumantik Suti Rahayu dan Ketua RW 03 Sabarudin menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi tingkat akar rumput dapat berjalan efektif jika didasari oleh rasa kekeluargaan.
​Jumantik RW 03 adalah unit relawan kesehatan di bawah naungan Kelurahan Tanjung Duren Utara yang bertugas melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan pemberantasan jentik nyamuk secara rutin. Melalui edukasi dan tindakan preventif, kader Jumantik berperan vital dalam menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit berbasis lingkungan.

