Motor Tabrakan dengan Motor di PKT Oksibil

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Bagi pengendara motor hendaknya mematuhi aturan dalam berkendara, karena jika tidak dampaknya bisa merenggut nyawa, apalagi dalam keadaan pengaruh Alkohol.

Seperti Laka Lantas dua sepeda motor yang terjadi di Jln. PKT Oksibil Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, kondisi dalam keadaan kritis salah satu pengendaranya.

Bacaan Lainnya

Pencegahan Covid 19

Berdasarkan informasi yang dihimpun WARTALIKA.id , terjadi Laka Lantas antara pengendara SPM Honda Mega Pro warna Merah (PA 4492 JA) dengan Pengendara SMP Honda Mega Pro Warna Putih dalam keadaan pengaruh alkohol (DS 2847 JA) bertempat di Jln. PKT Oksibil Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin(30/12/2019), pukul. 17.30 WIT.

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael Mumbunan, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya laka lantas antara motor dan motor, korban Roby Wahyu Dwi Purnomo, Laki-laki, 35 tahun, Suku Jawa, Swasta, Jalan Iwur, Islam (mengalami luka berat robek dibagian dahi serta kondisi dalam keadaan kritis) dan pelaku Inos Sasaka 17 tahun, suku Papua, Pelajar SMK, Kampung Yapimakot, Kristen Katolik (mengendarai SPM dalam keadaan pengaruh Alkohol mengalami luka robek ringan dibagian dahi 2 jahitan),” tutur Kapolres Pegunungan Bintang.

Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang IPDA Pieter Gerrits mnjelaskan kronologis kejadian, sekitar pukul 17.30 Wit pengendara SPM Honda Mega Pro Merah melaju dari arah PKT menuju jln. Iwur sedangkan pengendara SPM Honda Mega Pro Putih yang dalam keadaan pengaruh alkohol melaju dari arah jl. Iwur menuju jl. PKT dan mengambil lajur kanan sehingga bertabrakan, pukul 17.40 WIT kedua pengendara dibawa ke RSUD Oksibil guna mendapatkan perawatan medis.

“Kejadian lakalantas antara pengendara SPM Honda Mega Pro warna merah dengan pengendara SPM Honda Mega Pro warna Putih yang mana pengendara SPM Honda Mega Pro warna Putih mengendarai kendaraan dalam keadaan pengaruh Alkohol sehingga salah mengambil lajur yang menyebabkan tabrakan, dimungkinkan adanya pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan upaya provokasi terhadap pihak keluarga korban sehingga melakukan aksi – aksi yang mendampak pada sitkamtibmas yang tidak kondusif,” jelas Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang IPDA Pieter Gerrits.

Dari pihak Kepolisian Polres Pegunungan Bintang melakukan penggalangan terhadap pihak keluarga korban agar tidak mudah terhasut isu – isu yang bersifat provokatif,” tutup Kasat Lantas.

 

Pewarta : FM

Pos terkait